Bagaimana kriteria fakir dan miskin yang menjadi syarat sah menerima zakat.
Berikut ini adalah kutipan dari kitab-kitab Mazhab Imam Syafii.
الفقير : هو من لا مال له أصلا ولا كسب من حلال أو له مال أو كسب دون أن يكفيه أي من ذلك بأن كان أقل من نصف الكفاية
فقه العبادات - شافعى جزء ١ صفحة ٦٥٥ )
Artinya: Fakir adalah orang yang tidak punya harta atau pekerjaan sama sekali dari kerjaan halal, atau punya harta atau pekerjaan tapi tidak mencukupi kebutuhan sehari hari atau hasilnya itu kurang dari setengah ( 50%) dari kebutuhan.
Contoh, 1 hari punya kebutuhan 100 ribu, dia punya uang atau penghasilan tapi dibawah 50 ribu atau tidak punya harta atau kerjaan yang halal sama sekali.
المسكين : هو من له مال أو كسب أو كلاهما معا مما يكفيه بمقدار خمسين إلى تسعين في المائة من حاجياته
Artinya: Miskin adalah orang yang punya harta atau pekerjaan atau mempunyai keduanya dari harta yang mencukupi kebutuhan itu kira-kira 50% sampai 90% dari kebutuhannya.
Contohnya: kebutuhan seharinya itu 100ribu, tapi harta atau pekerjaannya hanya dapat gaji 50-90 ribu saja.
الفقير : وهو الذي ليس له مال ولا كسب أصلا، أو له كسب أو مال لايقع من كفايته: مطعما وملبسا ومسكنا، بأن يحصل من نصف مايكفيه.
مثاله: يحتاج في الشهر ٥٠٠ ريال، ويحصل أقل من ٢٥٠ ريالا.
المسكين: وهو الذي له مال أو كسب يقع موقعا من كفايته ولايكفيه، بأن يحصل فوق نصف ما يكفيه.
مثاله: يحتاج في الشهر ٥٠٠ ريال ويحصل ٤٠٠ ريال. "التقريرات السديدة. ص: ٤٢٣"
Perlu diketahui juga bahwa orang yang mampu bekerja dan ada pekerjaan halal yang layak tetapi tidak mau bekerja karena malas, bukan termasuk fakir / miskin.
Referensi nya kitab Majmuk syarah al muhadzab juz 6 hal 228 :
وأما القوي المكتسب فلا تحل له الزكاة والقوي المكتسب هو من كان صحيحاً في بدنه ويجد عملاً يكتسب منه ما يسد حاجته فهذا لا يعطى من الزكاة لأن الواجب عليه أن يعمل ويكسب ليكفي نفسه وعياله ولا يجوز أن يكون عاطلاً عن العمل باختياره ويمد يده ليأخذ من أموال الزكاة وهذا مذه
Artinya: Orang yang mampu bekerja tidak halal menerima Zakat. Dan orang yang mampu bekerja adalah orang yang badannya sehat dan mendapatkan pekerjaan yang mampu memenuhi kebutuhan nya. Maka Bagi orang ini tidak diberikan zakat. Karena kewajiban nya adalah bekerja untuk mencukupi kebutuhan dirinya dan keluarganya. Dan ia tidak boleh menganggur secara sengaja untuk bisa mengambil harta zakat.
Adapun mengambil bantuan semisal raskin dari pemerintah, maka sah sah saja karena itu bukan zakat..
الله اعلم بالصواب



